jalanankosong

raihlah mimpimu

perluas wawasanmu

Tinggalkan komentar

Bismillahirrahmanirrahim

Image

suatu hari saya pernah mengeluhkan sebuah hal kepada guru kehidupan saya. “mas saya merasa tulisan saya kurang berbobot, gimana ya?”, lalu guru saya memberi nasehat kepada saya untuk lebih sering membaca dan lebih sering berdiskusi dengan teman, karena dengan begitu wawasan kita akan semakin bertambah.

Yah wawasan itu penting, bukan hanya untuk menulis, tapi juga untuk bergaul. Semakin luas wawasan kita maka semakin mudah kita bergaul. Bukan hanya itu dalam mendidik anak wawasan yang luaspun dibutuhkan. Bahkan dalam mengajarpun guru membutuhkan wawasan yang luas agar mengajarnya tidak membosankan.

Tapi ketika wawasan kita sempit, maka kita pun akan sering bingung dalam mengikuti obrolan dengan teman teman kita. Ketika akan menulis di blog, maka akan sangat kesulitan untuk mencari materi yang baik, ujung ujungnya harus membaca baca dulu. Ketika mendidik anak kekurangan wawasan bisa menyebabkan anak kita menjadi kuper, kurang pengetahuan, bahakan bisa bisa anak mendapatkan info yg salah dari luar orang tua.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan wawasan adalah sering seringlah membaca, berdiskusi atau mendengarkan cerita orang, dan menyampaikan ke orang lain atau mencatatnya. Dengan membaca maka kita mengetahui apa yang belum kita ketahui lewat buku, sedangkan berdiskusi maka kita mengetahui sesuatu yg baru dari teman kita, kalopun informasi itu sudah kita tahu, anggapsaja itu sebagai review agar kita menjadi semakin paham dan semakin ingat.

Seperti kita sedang bersekolah, setelah sampai dirumah maka kita baca kembali materi yg tadi disampaikan oleh guru, sebagai review agar siswa semakin ingat. Seperti K.H. Ahmad dahlan yang hampir 6 bulan mengajarkan kepada muridnya berulang ulang surat Al Kaustar, agar murid muridnya paham betul apa kandungan dari surat tersebut.

Berdiskusi dengan orang lain, apalagi orang lain itu lebih banyak wawasannya, maka kita akan tertular oleh wawasannya itu. Seperti orang berteman dengan penjual minyak wangi apalgi kita berinteraksi terus (berdiskusi) dengan dia, maka kita akan mendapat wangi dari minyak wangi yg dia jual.

Kemudian agar wawasan yang kita miliki tetap membekas di otak kita, maka perlu kita sampaikan kepada orang lain, baik itu melalui tulisan atau hanya sekedar mengobrol. Wawasan adalah ilmu yang bila tidak kita sampaikan ke orang lain maka ilmu itu akan membelenggu kita di akhirat nantinya.

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

ayo perluas wawsan kita.. agar hidup kita sukses dan sampaikan ilmu yg kita miliki agar mulia… salam sukses mulia.

 

Iklan

Penulis: jalanankosong

i like traveling and adventure

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s